Ledakan Di Sarinah, BI Berharap Aktivitas Perekonomian Tak Terganggu
Menurut Bank Indonesia (BI), aktivitas operasional perbankan pun masih berjalan secara normal wakaupun sudah terjadi peristiwa ledakan Bom di Sarinah, di mana letaknya pun cukup dekat dengan kantor bank BI.
Menurut Tirta Segara selaku Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi sediri menegaskan,” Bisa kami informasikan di mana aktivitas operasional dari Bank Indonesia selaku bank sentral entah itu sistem transaksi pembayaran tunai ataupun non tunai, di hari ini masih tetap berjalan sebagaimana mestinya.”
Di samping itu, BI turut menyatakan keprihatinan serta dukacita mendalam bagi para korban khususnya karena ledakan bom tersebut. Bahkan, BI pun senantiasa untuk memantau kemungkinan adanya dampak dari peristiwa tersebut pada pelaksanaan aktivitas sistem pembayaran, serta memastikan bahwa sistem pembayarans secara nasional pun berjalan lancar, aman dan efisien.
Selain itu, Tirta Segara pun mengharapkan supaya pihak keamanan bisa segera menuntaskan peristiwa ledakan bom Sarina yang terjadi agar tak mengganggu kegiatan perekonomian di dalam negeri.
“ Kami ikut prihatin atas peristiwa ledakan bom Sarinah yang terjadi. Semuanya mari kita percayakan pada para pihak keamanan supaya bisa menyelesaikan kasus teror ini secara tuntas.” Tirta berujar saat konferesi pers di Gedung BI Kamis 14 Januari 2016.
Tirta sendiri mengaku terkejut saat mendengarkan ledakan bom tersebut secara langsung, ia pun berharap BI segera melakukan respon dari kejadian tersebut lewat terjun langsung untuk meninjau aktivitas pasar di dalam negeri. Hal ini dikarenakan, kejadian tersebut bisa berakibat pada pelemahan ekonomi dalam negeri secara temporal.
Di sisi lain, Darmin Nasution selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sendiri meminta untuk tidak membesar-besarkan bagaimana dampak kejadian tersebut terjadap perekonomian Indonesia. Darmin berharap perekonomian Indonesia besok pun berjalan seperti biasa kembali.
Insiden teror peledakan bom Sarinah sendiri terjadi pukul 11.00 WIB tepatnya di Jl. MH Thamrin, Jakarta. Serangan bom tersebut terjadi hingga 2 kali di lokasi, yakni di seputaran kantor pos Polisi yang berada di perempatan Plaza Sarinah, tepatnya di Gedung Skyline. Sesudah terjadinya baku tembak, akhirnya polisi pun mampu melumpukan 4 tersangka pelaku teror peledakan bom di Sarinah tersebut.